Posted in Creative Writing, Journal, Poetry

Flower by Varry

I have been facing so many rejections all my life.

Let it be friends, family, workplace, and so on

It’s like a melody where I don’t belong with others.

It hurts.

It’s like I have this fear of being rejected

It’s like I will go as this happy go lucky amazing awesome person at first

but then after several attempts in getting to know me

they will go away

And there’s that fear again

Hawking and mocking my heart and says

“You don’t belong, they will hate you.”

And every time that sense of fear comes, it’s coming true.

and I hate it every time that fear was right.

My heart start to ponder

Why?

Why I don’t belong with others? Why am I afraid to face it? Why I am afraid to tell them what I want?

Why is it so hard to let it go of what I want?

Why am I so stressed out every time?

Knowing that it would fail?

I hate me.

I’m fat now

Numbing my self to all Netflix shows and hoping that everything will go away.

I hate my self waking up at 4PM in the afternoon and still being up and awake at 4 AM in the morning.

It’s not healthy.

I mean, I know it’s not healthy, but why am I still doing it?

Why is it now becoming a routine?

I need sleep

Like a proper sleep

I need to push my reset button again.

I’ve made promise to my self that I would get fit this June.

I did one and two exercises here and there

But why am I still fat?

and I keep postponed things over and over again, like time is my best friend or I’m the owner of time – but it’s clearly not.

I mean I’m almost 30, and I don’t have a specific goal in life – I don’t have many friends

I always have trouble at work

I have so many skills and talent and yet I have no idea how to interact with other people.

Why am I like this?

Why am I always ended up alone, hated, and drained out ?

Why am I worry so much ?

Why acceptance, validation, and recognition is important to me?

Why can’t I be accepted?

Why is society always different than me?

I’m not the same as other people – I’m different like so different that it hurts

Because I will always ended up

Alone.

Flower

It’s beautiful

But people picked it up one by one

Smell it

Took picture about it

It looks great at first time

As a sign of symbol of gratitude or appreciation or something

But after all that greatness is gone,

They would just throw the flower away.

Just like me.

Posted in Poetry, Theatre

‘Lear Asia ‘ (Prosa/Puisi)

image

Semuanya berproses. Semua yang datang ke kelas ini dengan segala harapan, kemauan, ego, dan keinginan2 pribadi. Namun dari semua harapan tersebut, hanyalah sebuah titik nol yang kita temukan dari dalam diri kita yang sama sekali tidak pernah kita temukan sebelumnya. Pengampu yang benar2 mengampu dan memproses jati diri semua pribadi yang ada di foto2 ini dan yang tidak hadir di foto ini.

Semuanya berproses.

Proses dari seorang ‘aku’ yang ego, ‘aku’ yang mau, ‘aku’ yang tidak pede, ‘aku’ yang banyak tahu maupun tidak tahu, aku yang ini dan aku yang itu,

Menjadi seorang aku yang baru.

Bertemu dengan orang2 baru, teman2 baru, pengalaman2 baru, semuanya baru.

Menjadi seorang aku yang baru.

Seorang aku yang berproses dan terus berproses, bertumbuh, dan berkembang menghampiri / melalui situasi batas diri sendiri yang hampir rasanya ingin muntah dan muak karena banyaknya negatif thinking yang ada di dalam proses pengampuan tersebut.

Menjadi aku yang baru, ketika akhirnya kita semua bisa melalui proses pengampuan yang seperti tanah liat / tempurung yg sedang dibentuk dalam api api yang membara, menjadi seorang aku yang kaya,
Aku yang telah mengubah api merah itu menjadi api biru yang abadi layaknya gas elpiji.

Aku yang baru dimana aku bisa memanggil mereka mereka semua menjadi keluargaku yang baru.

(Telah) menjadi keluargaku yang baru.

Kita bertemu di kelas ini, bukanlah hanya suatu kebetulan. Bukanlah hanya suatu momentum belaka. Tapi kita bertemu di kelas yang kita sering bilang ‘Cleansing’ ‘Kehidupan’ ini karena destiny, karena Tuhan sudah tahu dan Ia menempatkan kita bersama untuk bersama dan berkembang bersama menjadi yang terbaik. Versi ‘aku’ yang terbaik.

Tak terasa, tiga bulan berproses,  proses kelas yang diakhiri dengan run through scene yang penuh dengan impuls dan makna serta kaya akan subtext dan emosi yang akan menjadi high end mark kita semua sekeluarga sebelum kita memasuki dunia pertunjukan yang sebenarnya, ‘Production Week.’

Kelas ini mungkin sudah usai, tapi ‘kita’, ‘aku’, yang berproses ini belum.
‘Kita’ ‘Aku’ yang berteman ini dan keluarga ini belum. Cerita kita masih panjang, dan berlanjut tanpa batas waktu.

(Beat.)

As they always say, ‘You never realise a moment of a time, present, and well being, until it becomes a memory.’

Ya, ini memoriku sekarang bersama dengan kalian. Foto ini mengisahkan segala macam cerita, pain, joy, happiness, sad, crying; segala macam emosi dan memori.

Tapi itu semua masih berlanjut.

Dan allow me to say, i’m sorry but..

It’s been 24 hours… But…

Aku sudah kangen kaliannnnn…..”

‘Lear Asia’ – by VanZ (28 Maret 2016)