Posted in Theatre

‘Lupa..’ – (Sebuah Prosa)

“Lupa.”

Lupa dulu ngurus teater sendiri seribet apa.

Lupa rasanya pusing sendiri mikirin perintilan2 kostum, makeup, property, personal items, dsb

Seolah2 otak ini telah malas di buatnya.

Dari kemarin minta dan merengek sama Tuhan kalau saya kangen BerTeater.

Dan sekarang aku diberikan secercah perasaan berteater, seperti dahulu kala

Seketika otakku seperti diberi genjotan listrik dan membawaku kembali ke jaman ketika aku berteater di Gereja dan mengurusi semua perintilan sendiri.

Bedanya untuk besok, ini bukanlah lagi sekedat pekerjaan sukarela tapi ini adalah pekerjaan yang diupah

Sebuah perjalanan dan petualangan yang baru

Dimana aku di tantang untuk meninggalkan caraku yang lama dan lebih professional dalam menghadapi segala sesuatu.

Aku hanya berharap

Kalau aku tidak akan lupa

Terhadap perintilan detail yang kecil2 terhadap ke tiga karakter yang aku design / buat / planning / persiapkan besok.

Bye lupa.

Amin.

Author:

Jesus. #TreatPeopleWithKindness Head of Hospitality @FullColorParty Loves to Write I love concerts, and everything about music Loves to assist and help others I am always prepared for everything Loves to travel but I can't travel light - I've tried tho! :D Feel Free to chat me about things! I'm struggling with anxiety / dark thoughts / brain noise (as Chris Evans might said it :P) - sometimes :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s