Posted in Theatre

Moment. (By Varry, 30 Maret 2016)

image

Saat ia bertanya mengapa kau ada di kelas ini, banyak versi jawaban yang terucap.

Dari sebuah harapan ingin menjadi terkenal, belajar lebih banyak, atau hanya ingin sekadar tahu.
Dari sebuah harapan serta keinginan pribadi yang notabene mempunyai super objektifnya tersendiri.

Saat itu dimulai dengan sebuah pertanyaan sederhana namun menohok di lara hati.
Tanpa kita ketahui bahwa kelas ini menjadi suatu kelas yang lebih dari apa yang kita duga.
Kelas ini bukanlah hanya sekadar hanya ingin tahu mengenai Bapak Teater dunia atau tekniksnya bermain akting yang baik.
Kelas ini telah berubah menjadi kelas detoksifikasi masa lalu yang sempat terhambat seiring berjalannya waktu.
Kelas yang penuh dengan keceriaan namun juga penuh dengan dilemma pribadi yang di raung oleh ego ego pribadi.
Kelas yang tidak pernah sama sekali ku duga bahwa selama proses tiga bulan di ampu, banyak perubahan pribadi yang terjadi.
Tidak hanya aku seorang diri, tapi masing masing pribadi.
Ntah bagaimana ia melakukannya.
Ntah bagaimana ini semua terjadi
Namun semuanya ntah mengapa berproses dengan sendirinya.
Menuliskan pengalaman2 yang didapat melalui tulisan di blog tersendiri dan rencananya katanya hendak dijadikan buku.
Kelas yang akhirnya berakhir dalam sebuah pementasan.
Pementasan sederhana namun banyak menawarkan moral moral dalam hidup.
Pementasan sederhana namun banyak mengandung subteks dan maksud maksud tertentu. Yang juga kaya akan makna dan kejutan kejutan tersendiri. Pementasan sederhana yang saya ada akhirnya kita semua mengerti mengapa ia melakukan, mengampu, dan mengajarkan apa yang ia ajarkan.
Pementasan sederhana yang merupakan bagian dari proses mencapai pemahaman diri dan pengembangan diri sendiri yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya.

Ya, semuanya berproses.
Proses tersebut dirangkup menjadi sebuah keluarga, menjadi sebuah moment.

Moment yang tidak akan kita lupakan dan akan sangat di rindukan.

Ntah apa yang ia maksudkan ketika ia menuliskan bahwa setelah pementasan sederhana itu ia tidak bisa lagi intense bersama dengan kita semua, satu keluarga.

Maka dari itu, aku menuliskan isi hatiku ini untuk merekam semuanya;
Biar ini semua menjadi kenangan
Menjadi sebuah moment
Menjadi sebuah memory.

Memori kehidupan yang tak bisa kulupakan.
Memori kebersamaan yang kurasakan kental mendidih dalam hatiku
Memori kebingungan bersama dia yang selalu membuatku bertanya
Memori pengetahuan yang akan diteruskan dan tidak berhenti hanya sampai sini saja
Memori kasih dimana kita semua akan kembali ke hidup kita masing masing, tapi kita semua tahu setiap khalayak yang ada di kelas ini menyimpan memorinya sendiri yang terdalam dan unik.

Ya, memori sebuah keluarga.
Keluarga Lear Asia.

Kita dibentuk dan menjadi satu kesatuan karena ia telah menjadi pengampu kami dan lem tunggal yang menyatukan kita semua; menyeimbangkan kita semua.

Maka dari itu, hendaklah aku menyampaikan rasa terima kasihku yang sebesar besarnya; karena kau sudah memberikan kami sebuah platform, sebuah tempat untuk berproses.

Bersama dan Berproses menjadi diri sendiri yang lebih baik.

Selamat ulang tahun Suhuku, Mentorku, Directorku, Pak Deku, Mas Isku.

Semoga kau tidak melupakan kami semua disini dan sampai bertemu lagi di pengampuan selanjutnya.

Author:

Jesus. #TreatPeopleWithKindness Head of Hospitality @FullColorParty Loves to Write I love concerts, and everything about music Loves to assist and help others I am always prepared for everything Loves to travel but I can't travel light - I've tried tho! :D Feel Free to chat me about things! I'm struggling with anxiety / dark thoughts / brain noise (as Chris Evans might said it :P) - sometimes :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s